LANGIT7.ID - , Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberi peringatan pada akun media sosial palsu yang mempromosikan layanan haji berharga murah untuk warga domestik. Kementerian telah mendeteksi beberapa akun palsu dan informasi kontak yang menyesatkan bagi individu yang meminta informasi pribadi pengguna.
Dalam pernyataannya, kementerian menegaskan bahwa pendaftaran haji tahun ini dari dalam kerajaan melalui aplikasi resmi "Eatmarna" dan situs
https: /localhaj.haj.gov.sa/.
Baca juga: Kisah Mahasiswa Indonesia di Madinah Jadi Petugas HajiPihak berwenang mendesak pengguna untuk segera melaporkan perusahaan, kantor, atau pelaku
penipuan yang mempromosikan kampanye haji, bersumpah bahwa pelanggar akan menghadapi “tindakan hukum.”
“Portal haji online untuk
jemaah haji domestik, yang didirikan oleh kementerian untuk menerima aplikasi haji dari warga dan penduduk tahun ini, adalah satu-satunya cara untuk memesan layanan dari perusahaan dan lembaga resmi,” kata kementerian seperti dikutip dari Arab News, Jumat (10/6/2022).
Ia menambahkan bahwa proses pendaftaran dipantau untuk memastikan penerapan tindakan pencegahan
COVID-19. Pendaftaran haji jemaah haji domestik akan berlangsung hingga Sabtu, 11 Juni.
Sebelumnya pemerintah Arab Saudi mengizinkan 1 juta jemaah haji di tahun ini. Jumlah tersebut terbagi menjadi 85 persen untuk jemaah luar negeri dan sisanya untuk warga domestik.
Baca juga: Jubir PPIH: Ziarah Madinah Termasuk Paket Layanan HajiTahun ini merupakan kali pertama jemaah luar negeri melaksanakan ibadah haji setelah dua tahun pembatasan karena pandemi Covid-19. Sebelum pemerintah Arab Saudi membatasi untuk peziarah lokal saja.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, jemaah haji musim ini harus berusia di bawah 65 tahun dan telah divaksinasi Covid-19 lengkap.
(est)